kosong dan
hanya kosong saja…
tak ada
gejolak seperti dulu?
tak apa..aku
tetap disini
seperti
dulu..
dengan
segala letupan rinduku
… dengan
semua pekikan sayangku
padamu…
aku dengan
segala egoku
yang tak
pernah bisa mengertimu
aku memang
pengecut
aku tak
berguna
aku memang
terlalu berharap
tuk slalu
dalam dekapanmu
tapi aku
mengerti
itu tak
mungkin
waktu dan
keadaan
kembali jadi
“pasungan” tergetir
dalam
hidupku
aku yang
selalu merindukan
waktu indah
dan bahagia
saat
bersamamu..
sejujurnya
memang hanya boleh dalam mimpi
aku tak
berhak sama sekali
Tuhan…kenapa
Kau tampar aku berkali kali
dengan
pasungan waktu dan keadaan ini?
kenapa Kau
selalu benturkan aku
pada waktu
dan keadaan..
tiap kali
aku coba tersenyum
tiap kali
aku merasa nyaman
Kenapa
Nyaman dan bahagia selalu Kau renggut
dari hidupku
tiap
kali..selalu terenggut….
apa aku tak
pantas?
apa aku
terlalu nista tuk merasakan nyaman dan bahagia?
Tuhan..kalau
memang benar..
cabut saja
urat senyum dari mukaku
matikan saja
syaraf nyaman dari rasaku
buang nadi
bahagia dari tubuhku
biar makin
lengkap getir dan pekat di hari hariku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar