Air Mata Kekasih
Terkadang aku lelah akan amarahmuNamunTerkadang aku rindu akan cacianmuEntahSampai kapan alur nafasku dapat bertahanBahkanDenting kian mengalunkan seribuTanya?Aku lelah tersakitiAku lelah menangisAku lelah tercaci makiAku lelah tertimbun dukaKini aku telah sadarAku bukanlah boneka retak lagiNamunAku juga bukanlah boneka yangSangat lucu lagiKarna keruh keriput kerap di isakOleh air mata seorang kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar