Minggu, 21 September 2014

Merelakanmu

aku ayunkan langkah demi langkah
menyusuri jalan yang tak berujung
tanpa terasa senja kini menemani..
aku terus melangkah dan melangkah…
senja yang begitu sepi..
aku tetap berjalan dikesendirianku…
tak pekduli sejauh mana aku melangkah..
sungguh sakit kurasakan..
air mata ini perlahan menetes jatuh dipipi…
tak bisa aku terima perlakuan mu
setelah semuanya aku serahkan …
kau balas dengan dusta
ahhhh…
tuk apa aku sesali semua yang telah terjadi
aku pasrahkan saja..
kini…
aku sadar siapa lah diri ini
kurelakan kau pergi bersamanya  yang tlah engkau pilih
doaku mengiringi keprgian mu
kuharap engkau bahagia..
jangan hiraukan aku..
karena aku tak bisa membahagiakan mu karena itulah pilihan mu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar