Selasa, 10 Februari 2015

Sepucuk Surat Rindu

Kiranya begini
Aku menulis tanpa menyapa dulu
Karna waktuku tidak lama terlalu
Sejak delapan bulan tak melihatmu
Cukup sudah menyisakan rindu
Terlalu lama menunggu menyesakkan ragu
Namun keyakinan bertemu kembali semakin menggebu
Terlalu lama berdiam membuatku jemu
Namun bayanganmu tak bosan berlari di pikiranku
Kamu yang entah di mana sekarang
Aku selalu berharap segera mendapat pesan
Walau hanya sekedar senyuman
Aku akan senang
Jika benar kita masih dipertemukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar